Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polres Subang Siagakan Personel dan Utamakan Pendekatan Humanis

SUBANG, InfoBeritaTerkini.com – Polres Subang menyiagakan personel gabungan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang jatuh pada 20 Oktober 2026.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga Polres Subang, Senin (19/10/2026) pagi. Dalam pengamanan yang disiapkan, kepolisian menegaskan pentingnya pendekatan humanis, komunikasi persuasif, serta penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin Wakapolres Subang Kompol Fajri Anbiyaa, S.I.K., M.I.K. Kegiatan tersebut turut didampingi Perwira Apel AKP Asep Suhendar, S.H., M.AP., selaku Kasubbag Dal Ops Polres Subang, serta Komandan Apel Ipda Deden Marus Ali, Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Subang.

Sejumlah personel lintas satuan dikerahkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari jajaran Pejabat Utama (PJU), Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, personel Polwan, staf, hingga aparatur sipil negara (ASN) Polres Subang.

Apel kesiapsiagaan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi dinamika penyampaian pendapat di muka umum yang berpotensi berlangsung pada 20 Oktober 2026, khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Dalam amanatnya, Wakapolres Subang menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah personel yang diterjunkan. Kesiapan sarana dan prasarana, kemampuan berkomunikasi, pembagian tugas yang jelas, serta kemampuan anggota beradaptasi dengan perubahan situasi di lapangan juga menjadi faktor penting.

Ia mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Karena itu, kepolisian harus mampu menjamin masyarakat menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.

“Dalam menghadapi penyampaian pendapat di muka umum, masyarakat yang menyampaikan aspirasi bukanlah lawan. Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan komunikasi serta pendekatan yang humanis,” demikian penekanan dalam amanat Wakapolres Subang.

Penekanan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan. Anggota diminta mengutamakan langkah persuasif melalui komunikasi dan negosiasi, serta tidak mudah terpancing provokasi maupun melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Untuk memperkuat kesiapan di lapangan, seluruh jajaran juga diminta meningkatkan deteksi dini dan memetakan potensi kerawanan berdasarkan informasi yang telah terverifikasi. Kesiapan kendaraan operasional, perlengkapan, logistik, kesehatan personel, hingga alat komunikasi harus dipastikan sebelum pelaksanaan tugas.

Selain menjaga situasi kamtibmas, pengamanan juga diarahkan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Perlindungan terhadap fasilitas umum, objek vital, dan simpul transportasi menjadi perhatian, termasuk menjaga kelancaran arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Koordinasi dengan instansi terkait turut ditekankan guna memastikan setiap perkembangan situasi dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Wakapolres Subang juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalitas, akuntabilitas, pengendalian diri, serta kepatuhan terhadap prosedur dan ketentuan hukum. Setiap tindakan kepolisian harus dilakukan secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, dokumentasi kegiatan serta penyampaian informasi yang akurat dinilai penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kesiapsiagaan personel tidak hanya berlaku sebelum dan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga setelah seluruh rangkaian pengamanan selesai. Setiap jajaran diminta melakukan konsolidasi, mengevaluasi kendala di lapangan, memeriksa kelengkapan personel dan perlengkapan, serta menyusun laporan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

Apel kesiapsiagaan berakhir pada pukul 08.45 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Subang menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan profesionalitas, pendekatan humanis, serta penghormatan terhadap hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi.

Bagi kepolisian, kesiapsiagaan pengamanan bukan hanya soal mengantisipasi potensi gangguan keamanan, melainkan juga memastikan ruang demokrasi tetap terjaga tanpa mengabaikan ketertiban dan kepentingan masyarakat luas.

Polisi bersama masyarakat: menjaga keamanan, menghormati aspirasi, dan merawat kedamaian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *